BeritaRemaja.Com - Komodo merupakan satu-satunya hewan pre-historical yang mampu bertahan hingga kini. Komodo bukan makhluk yang mudah bereproduksi, hal ini selain dikarenakan sivat tertutup yang dimiliki oleh komodo dalam dunia soail faunanya juga karena masa mengandung yang sangat lama, berkisar anata 2 hingga 3 tahun untuk satu bayi komodo. Komodo termasik kedalam hewan yang eksistensinya dilindungi oleh masyarakat dunia, terancam punah tergerus kejamnya orus mobilitas international.
Di dunia, satu-satunya habitat alami komodo adalah pulau komodo yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia. Karena keunikan dari pulau ini, lembaga perlindungan tempat-tempat bersejarah dunia SevenWonders Corp. menetapkan
Pulau Komodo sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia yang tersebar di seluruh penjuru bumi. Melalui berbagai proses dan sistematika yang rumit, akhirnya pulau Komodo di tetapkan sebagai situs yang dilindungi Dunia. Hal ini tentunya dapat mengundang euforia masyarakat dunia untuk mengunjungi Indonesia. Untuk kemudian diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian Indonesia.
Pulau Komodo, sebelum mendapat gelat kebanggaan tersebut, harus melalui beberapa tahap persaingan dengan hal-hal lain yang tidak kalah menakjubkan, seperti : laut mati yang sudah tersohor keajaibannya karena dapat mengapungkan benda seberat apapun, juga air terjun niagara yang merupakan kebanggaan Bangsa Latin. Tetapi akhirnya, pada Senin (20/5) pulau komodo ditetapkan sebagai 7 Keajaiban Dunia versi Seven Wonders of Nature, mengalahkan seluruh rivalnya yang tak kalah menakjubkan.
Semoga hal ini dapat memotivas seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk lebih memperbaiki tata letak sitem pariwisatanya, sebagai upaya untuk membuka dunia tentang betapa indahnya wajah Indonesia yang sebenarnya.