BeritaRemaja.Com - Gerhana 'Cincin-Api' terbentuk ketika bulan berada pada titik terjauh dari letak bumi mengorbit. Jauhnya titik horizontal antara bulan dan bumi, menyebabkan coverisation yang dilakukan bulan pada penampakan matahari. Sehingga cahaya matahari yang menyembul melalui permukaan yang tidak tertutup oleh keberadaan bulan akan membentuk sebuah cincin yang berkobar. Gerhana seperti ini disebut Gerhana Cincin Api. Cincin yang mengitari permukaan matahari yang tertutup penampang bulan akan terlihat seperti cicin api kemerahan, sedikit menakutkan tetapi sangat menggelitik rasa keingin tahuan.
Gerhana Matahari 'Cincin-Api' akan terjadi kurang lebih selama 4 menit. Masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung gerhana ini dapat melihat langsung dengan tetap menggunakan pelindung sinar UV, seperti kacamata hitam atau dapat pula memanfaatkan ember berisi air penuh untuk melihat gerhana cincin api dari pantulan yang ditimbulkan di permukaan air. Diharapkan tidak menyaksikan langsung dengan mata telanjang, karena pancaran sinar UV dari Gerhana Cincin Api akan membuat kerusakan pada retina secara permanen, sebut saja kebutaan serta katarak.
 |
| Gerhana 'Api-Cincin' |
|
|
|
Di Indonesia Sendiri Gerhana Matahari 'Cincin-Api' terjadi Senin, 12 Maret 2012 pukul 08.00. Gerhana ini dapat disaksikan oleh penduduk Indonesia yang berdomisili di sekitar Palangkaraya. Sejak tadi pagi, masyarakat Palangkaraya berkumpul di ruang terbuka untuk menyaksikan moment yang hanya terjadi sekali selama satu tahun ini dengan bekal yang sengaja mereka persiapkan sebelumnya.
Dan semoga dengan penjelasan Tentang Gerhana Matahari "Api Cincin" diatas bisa menambah wawasan kita tentang segala Fenomena alam yang terjadi di Bumi dan langit akan tetapi itu kembalikan lagi kepada yang menciptakan-Nya.
Kepada siapapun yang ingin menyaksikan Gerhana 'aPI-Cincin' diharapkan segera menuju ruang terbuka hijau dengan membawa kaca mata dan sun-block pelindung sinar UV.
sampaikan salam untuk gerhana yang termasyur itu !
muach !